Tampilkan postingan dengan label bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bandung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 November 2015

Venus Cimahi, Ketika Kuliner, Fashion, dan Playground dalam Satu Jangkauan - Lomba Blog Venus Cimahi

Pernah ngerasain gak bingung milih tempat makan bareng keluarga, atau tempat yang cocok buat hangout bareng temen, termasuk pusing nentuin tempat gathering untuk acara kampus atau special occasion lainnya?

Pas searching di Internet, nemuin rekomendasi Venus Cimahi. "Yaelah Put, jauh amat ke Cimahi buat makan doang", pasti sebagian dari kalian kepikiran kayak gitu, haha! Namanya juga doyan jalan - jalan, gak seru kalau jarak eksplor makanannya cuma up to 5 km dari kosan. Lagipula venus cimahi itu letaknya ada di Jl Gandawijaya no 118, gak jauh - jauh amat dari Bandung. Orang kalau dicek pake aplikasi ojek ijo itu jaraknya cuma 12 km. Tapi kemaren saya naik ub*r taxi, soalnya bareng temen, dan cuma abis 34 ribu, udunan sama temen jadinya makin murah, yeay!

Pertama kali turun dari mobil langsung impres, "Gila ni tempat gede banget, bisa buat ngajak warga se RW makan - makan di sini!", iya luas banget! Tempat parkirnya juga luas, jadi gak usah kuatir lah masalah perpakiran, parkirna gak makan jalan gandawijaya yang sudah sempat itu kok #eh. Bisa nampung sekitar 300 orang, itu bisa duduk di kursi semua ya, apalagi kalau gogoleran di bawah, bikin pengajian juga bisa. Terdiri dari dua lantai, tapi lantai atas itu isinya akusuka resto, sedangkan yang di bawah ada berbagai macam tenant mulai dari masakan seafood, sapi - sapian, ayam - ayaman, kue, & aneka jus. Dari yang indonesia banget macem iga penyet sampai ala ala western seperti choco truffle.

Selain food court, di wilayah yang sama, ada waterpark (bayar lagi +- 25 ribu tiketnya, lupa, wkwk), rainbow castle (macem playground buat anak - anak gitu) sama distro / boutique gitu. Saya bilang tempat ini komplit, all in one. Nyemplung di satu tempat "Venus Cimahi" langsung bisa macem - macem. Ngajak anak kecil juga gak riweh, anak kecil makannya kan susah tuh, daripada berisik, rewel, nangis muluk pengen pulang, suruh aja main ke rainbow castle, yang tua - tua (duh putri udah tua, wkwk) makan makanannya sampai kenyang, nom nom!

Rainbow castle, playground nya Venus Cimahi

Di kesempatan kemarin saya nyobain makan di akusuka resto & jus juga sih. Menunya banyak banget, bikin pusing, pengen dibeli semua, tapi apadaya kantong mahaSISA, jadi duitnya juga SISA SISA *kudu di capslock banget SISA nya*. 


Lantai atas, kalau mau meratapi nasib keluar aja, ke spot ini.
 Berhubung saya berdua, jadi kita cuma pesen tiga menu makanan deh (cuma, iya cuma, kan kami makannya banyak #eh).

1. Jus Melon
Jauh - jauh dari luar kota *luar kota, padahal mah cuma jarak 12 km dari kosan*, segerin dulu sama segelas jus melon yang pas. Porsi pas, es nya pas, manisnya pas, kentalnya juga pas, gak keenceran kayak air dengan ampas melon dan gula, ataupun kekentelan sampai bikin susah nyedot

Jus Melon - Rp 1x.xxx

2. Sapo Tahu Ayam
Akusuka resto itu mengangkat tema Chinese food, sedangkan buat saya, belum makan Chinese food kalau gak mesen sapo tahu. Potongan tahunya gak pelit, sayuran yang dimasukin juga komplit, sausnya balance, dan porsinya guede.

Sapo Tahu Ayam - Rp 3x.xxx

3. Mie Goreng
Mie goreng juga jadi salah satu kewajiban kalau kalian makan di resto Chinese Food, jadi saya pesen mie goreng Akusuka Resto di Venus Cimahi, deh. Mienya agak overcook menurut saya, tapi rasanya pas, gak kemanisan, berhubung beberapa kali saya beli mi goreng yang rasanya kemanisan karena kebanyakan kecap, tapi yang ini enak, jadi kekurangan tekstur mie yang overcook masih bisa ditoleransi. Isiannya juga komplit, mulai dari sayuran, baso, ayam, sampai udang. Soal porsi? Jangan tanya, kayaknya semua porsi di sini emang diciptakan buat makan bareng - bareng deh, soalnya gede banget!

Mie Goreng - Rp 3x.xxx

3. Kakap Saus Asam Manis
Save the best for the last, alias saya ngereview kakap saus asam manisnya belakangan soalnya ini yang paling enak. Ikannya masih kerasa segar, gak bau amis, baluran tepungnya gak ketebelan, jadi bikin kesan crispy outside and soft inside. Sausnya juga enak, gak kebanyakan tepung maizena kayak resto - resto kebanyakan yang biasanya over maizena. Potongan nanasnya juga balancing rasa kakap ini, pokoknya menu yang terakhir ini favorit banget, dan harga seporsinya cuma 40 ribu.

Kakap Saus Asam Manis - Rp 40.000
Harga? Murah banget, saya sih yang inget persis itu harga kakap saus asam manis, cuma Rp 40.000 (bisa dibagi sampai empat orang). Yang lainnya belakangnya x.xxx soalnya lupa persisnya berapa, haha. Pokoknya, semua menu diatas plus nasi dan air mineral 600 ml cuma abis Rp 120.000. Semua harga yang tertera di menu sudah termasuk tax, jadi gak ada tambahan embel - embel lagi, dan setiap customer akan mendapatkan complement air mineral 250 ml, jadi bisa makin hemat.

So, masih bingung mau makan dimana? Yang orang Bandung, sekali - kali bisa lah main ke Cimahi, kan Cimahi nya gak jauh - jauh amat dari Bandung. Apalagi yang orang Cimahi, gak usah mikir - mikir lagi lah buat kesini! I will come back soon for those super delicious Kakap Saus Asam Manis <3 <3 !

Anyway saya ikutan lomba blog yang diadakan oleh Venus Cimahi, nih. Wish me luck!

Venus Cimahi
Jl Gandawijaya no 118, Cimahi.
(022) 70773903
Instagram | Facebook
Operational Hours : 9.00 am - 9.00 pm

Kamis, 24 September 2015

Dilmah Real High Tea Challenge 2015 Winner, Bandung!

Holaa!!
Hari Rabu, 23 September 2015 kemaren merupakan salah satu hari yang paling penting, dan bikin dag dig dug peserta Dilmah Real High Tea Challenge 2015 Cafe dan Resto Bandung.
Dari empat kategori "special award", tiga diantaranya udah disabet sama cafe/resto yang ada di Jakarta. Jadi bandung cuma kebagian kategori "Best Mocktail/Cocktail" dan yang pasti Best City Winner.
Beberapa di antara menu yang disajikan oleh Hotel Hilton Bandung

Award ceremony diadakan pukul 14.00 WIB di Hotel Hilton Bandung. Menu yang disediakan adalah beberapa menu andalan Hotel Hilton yang juga dikeluarkan pas kompetisi Dilmah Real High Tea Challenge for Hotel tahun lalu, kebetulan Hotel Hilton turut berpartisipasi tahun lalu, jadi menu yang kemaren dikeluarin itu semacam flashback ke kompetisi tahun lalu, hehe.

Mas Ari, salah satu super team dilmah yang serba bisa =)) Capek banget kayaknya doi

Sebelum pengumuman, MC sempet nanya - nanya kepada peserta, blogger, serta juri mengenai kompetisi ini. Overall semua sepakat kalau acara ini seru banget! :D Dan pemenangnya adalah...................................................
(drum roll) (deg deg an gak?) (yaudah kalau gak deg degan, weeek :p) (drum roll *lagi)

Best Mocktail/Cocktail
Best mocktail/cocktail ini adalah yang menyajikan menu mocktail dan cocktail terbaik diantara 17 resto/ cafe peserta Dilmah Real High Tea Challenge Bandung dan Jakarta. Kata chef Nanda dan menu pemenang ini emang outstanding dan menghargai rasa dari teh itu sendiri. Menghargai di sini maksudnya adalah judges gak perlu mencari - cari dan pusing mencari rasa dari teh dalam mocktail/coktail sang pemenang. And the winner goes to!!!

S.O.P (Save Our Planet) - OZT Cafe!!!

Kalau pada lihat review saya sebelumnya, ini salah satu menu yang saya favoritin. Seger, enak, unpredictable, good looking, pokoknya a complete package lah menu ini :D Karna udah di review, buat yang penasaran, liat aja di blog post sebelum ini :D
Ciyee yang nyari dauh teh sampe garut demi S.O.P menang ciyeee....

Setelah selesai poto - poto dan beberapa kalimat bahagia plus mengharukan, (chef dave dan istrinya sampai berkaca - kaca gitu, bangga banget pasti ya :D) pengumuman Best City Winner Bandung pun diumumkan!

And the champion is......
is.....
1,,,
2,,,
3,,,
4,,,
5,,,

lah napa jadi belajar ngitung, huft.

BEST CITY WINNER BANDUNG ADALAAAAAH

PORTO RESTO!!!!!!

Yeay, sama seperti pemenang sebelumnya, Porto juga salah satu jagoan saya, bahkan di review saya sebelum ini, porto punya "space" paling banyak di post saya karena hampir semua komponen itu menyenangkan, terkonsep, dan enak :D
Best City Winner Bandung & Judges

Selamat buat para pemenang dan selamat kepada seluruh peserta yang sudah memberikan kreasi terbaiknya dalam Dilmah Real High Tea Challenge!!
Terimakasih juga buat Dilmah Tea Indonesia yang sudah ngadain acara super kece ini. Karena semenjak acara ini saya jadi bisa menikmati teh lebih dari yang saya lakukan sebelumnya. :)

P.S. : Foto terakhir ini adalah ketua suku GWStarvingBDG yang menang Blog Competition Bandung, wkwkw. #SengajaGakPanjang2 #BiarFotoBerbicara

Minggu, 20 September 2015

Rasakan Afternoon Tea ala Bangsawan dalam Dilmah Real High Tea Challenge, Bandung!


Afternoon tea mungkin agak terdengar asing buat telinga orang Indonesia pada umumnya. Apalagi buat mahasisa seperti saya yang lebih familiar dengan warteg yang selallu menyediakan teh di saat afternoon, morning, evening, bahkan midnight wkwk (maklum warteg langganan buka 24 jam, haha!). Akhirnya saya merasakan dan mengerti seperti apa afternoon tea itu yang konon, jaman dahulu, hanya bangsawan saja yang menikmati afternoon tea.

Jadi gini, Dilmah sebagai salah satu brand premium tea asal Srilanka, mengadakan Dilmah Real High Tea Challenge for café and restaurant. Tahun lalu sih mereka juga bikin Teal High Tea Challenge, tapi untuk hotel. Sedangkan tahun ini, saatnya restoran dan café lah yang unjuk kebolehan untuk mengolah the dan menyajikain tea pairing kepada judges, dilmah team, media/ blogger, serta customer restoran/ café itu sendiri. Kompetisi ini diadakan di berbagai kota, Bandung jadi kota kedua yang disambangi Dilmah team dan judges. Sayangnya, pas judges dating ke Bandung, saya malah lagi ada urusan di Jakarta, jadi ngelewatin D-Day penjurian deh. Katanya seru. apalagi kalau judges kasih komentar pedas tapi pesertanya berusaha memberi pembelaan, wkwkw. Oh iya , kalau kalian pengen tahu keseruan Real High Tea challenge, boleh loh mampir ke sini

Untungnya, saya masih punya waktu sekitar dua minggu untuk keliling ke semua resto peserta Dilmah Real High Tea Challenge. Restonya banyak dan menyebar dari ujung sampai ujung Bandung, mulai dari The Peak Resort Dining yang ada di Lembang, Cocorico, Porto Restaurant, Kirbs Tea Room, Javana, Chubby Bunny, L’ Societte sampai OZT Steak Café yang terletak di Bandung bagian Korea (Kopo Area, jauh pisan, kudu naik pesawat kalau mau kesini).  Gak semua resto saya datangi karna keterbatasan waktu dan kesibukan sebagai mahasisa tingkat akhir. Setidaknya, ada beberapa resto yang menarik dan membuat saya tergelitik untuk menceritakannya kepada kalian.

Porto Restaurant
Jl Dr. Setiabudi no 53, Bandung.


Dari semua resto yang sempat saya kunjungi, ini salah satu yang paling saya suka. FYI, dari awal Porto Restaurant memang membuat konsep restaurant layaknya kapal yang sedang berlayar. Iya, kapal yang sedang mengarungi perjalanan kehidupan yang dibagi menjadi tida stage : kelahiran >> pernikahan >> hari tua. Tanpa merubah value yang diangkat oleh Porto, di Dilmah Real High Tea Challenge ini mereka menyajikan tiga macam menu yang syarat akan arti.

Pas denger cerita dari masing – masing menu saya berdecak kagum “gila, bisa kepikiran sedetail itu!”. Ya, chef dan tim kreatif dari porto itu semacam pujangga tapi spesialis food and beverages. Semua menu yang dikeluarkan punya cerita dan rasanya gak ada yang gak enak, sueer!!

Cocotte de Saumon


Makanan ini melambangkan kelahiran. Makanya presentasinya pake cangkang telur. Dimana telur itu kan jadi lambing awal kehidupan. Isinya ada salmon tartar, crispy croutons, dried radish sprouts, telur puyuh yang kuning telurnya masih cair, dan telur kaviar. What a genius combination and even taste richer when it’s paired with Lapsang Souchong Tea by Dilmah. Makannya kudu dari atas sampai bawah, harus kesangkut semua komponennya dalam satu sendokan. Pas udah masuk mulu, melt quail egg nya bikin si salmon tartar makin terasa tasty dan crispy croutons nambah tekstur makanan ini sehingga gak terkesan lemberk. Last but not least, pairing dengan Lapsang Souchong Tea adalah ide yang super brilian. Menambah sensasi smoky dan bikin salmon ini seperti bukan salmon mentah. Kecil sih porsinya, namanya juga afternoon tea (bukan makan siang ala warteg deket kosan), jadi wajar kalau menu yang disajikan adalah canapé.

Almond Lava Cake

Selain Cocotte de Saumon, Porto juga menyajikan Almond Lava Cake yang dipasangkan dengan minuman Pepper Mint Hopper, Menu ini melambangkan pernikan yang manis walaupun sometimes harus melewati masa sulit yang dilambangkan dengan memasukkan unsur dark chocolate yang memberikan sensasi sedikit pahit pada Almon Lava Cake ini. Seperti hubungan kalau manis terus juga membosankan kan ? (Sok ngomong soal hubungan padahal sendirinya jomblo :v) Di lava cake ini, rasa pahit dari dark chocolate malah balancing rasa manis dan bikin makin enaaa. Pepper Mint Hopper juga mild, pas banget di-pairing sama si Almond Lava Cake.

Cod Imperica



Terakhir ada Cod Imperica, melambangkan masa tua yang sudah gak terlalu neko – neko (maka dari itu platting dan komponennya simpel) namun meberikan banyak manfaat. Kalau udah tua kan biasanya udah banyak pengalaman, jadi ntar tinggal menurunkan ilmu, pengalaman, usaha, dsb ke anak cucu nanti, gitu.. Crème of jasmine yang menggunakan jasmine tea juga sukses menambah cita rasa dari menu ini.

Berikutnya gak akan sekumplit ngereview porto sih, tapi saya tergelitik buat nyeritain resto – resto ini karena ada hal “unik” yang patut diceritakan.

Kirbs Tea Room
Paris Van Java 



Mbak Claire ini sudah kayak Tea Expert. Pengetahuannya soal teh bener – bener luas dan dia gak segan untuk membaginya dengan kita. Pairingnya sederhana, seperti Osmanthus Earl Gray Tea yang di pairing dengan dessert seperti Oreo Cheesecake. Yap, bentuknya masih tetep teh, namun dengan proses brewing, fragrance, atau tambahan natural component lain yang gak ngilangin cita rasa dari teh itu sendiri. Dari sini saya tahu kalau nge teh itu gak harus di celupin ke air panas, kita bisa melakukan cold brewing dimana itu bisa membantu menjaga antioksidan dari teh agar gak mati. Oh iya Kirbs Tea ini juga berkerja sama dengan Pita Pink, yayasan yang bergerak untuk melawan kanker payudara. Setiap kamu beli homemade tea bottle, kita juga turut berpartisipasi dalam membantu penderita kanker payudara. Satu hal yang bikin kamu ketawa adalah, uang kembalian nya ditaroh gitu aja di luar, jadi semacam “tes kejujuran” dan setiap hari, uang kembalian ini selalu hilang, haha, what a shame, tapi salut deh buat idenya!

OZT Steak Café
Taman Kopo Indah 1 Blok Q no 7, Bandung

Saya gak akan bahas steak di sini, soalnya pas saya dating steaknya udah potongan kecil ala canapé, wkwkw. Rasanya gak lega kalau review steak tapi ukuran di bawah 200 gram, wkwkw, sekali lagi ini bukan berarti OZT steak itu pelit, tapi karena memang perarturannya bikin canapé =)). Kalau kamu pengen makan steak 1 kilo, mereka punya kok, serius!! =))

Back to the competition, ada satu menu Dilmah yang enak banget di sini. Namanya Save Our Planet!




Dari penampakannya sih, 11-12 sama soil and ice cream yang dulu sempat nge hits di Bandung. But, that one is totally different! Kamu gak akan nyangka kalau di bawah “soil” adalah Almond Tea Dilmah yang di mix dengan ice cream sehingga menghasilkan tekstur seperti smoothies. Walaupun cair, si “soil” di dalam pot ini gak tenggelem ke bawah. Rasanya seger banget, salah satu olahan almond tea paling enak yang pernah saya nikmati dalam jangka waktu dua minggu ini. Harganya 25 ribu aja, dan porsinya cukup besar, bisa buat minum berdua, tapi berhubung saya doyan, satu porsi S.O.P ini pun ludes masuk ke perut saya, haha!


Itu dia beberapa pengalaman saya merasakan nikmatnya afternoon tea dalam rangkaian Dilmah Reall High Tea Challenge. Thanks to Dilmah yang mengenalkan afternoon tea lewat kompetisi super kece ini. Kini teh punya tempat lebih daripada sebelumnya. Udah ah, mau belanja dilmah dulu biar bisa mengaplikasikan pengalaman tea pairing yang udah didapetin setelah keliling – keliling resto dan café yang ikutan Dilmah Real High Tea Challenge. Mumpung saya juga udah punya member card, jadi bisa dapet diskon, hihihi. Sampai ketemu di pengalaman makan lainnya ya!!!